![]() |
Ket. Foto : doc. Istimewa |
CAKRAWALAASIA.COM - Medan - Khairil Arifin alias Dedek Kunto (40), seorang terdakwa yang merupakan residivis kasus narkoba 2014, kembali ditangkap pada 29 September 2024 di Bandara Sultan Thaha, Jambi, terkait buronan dalam kasus peredaran narkoba di Labuhanbatu yang viral dan masih hangat dalam perbincangan di berbagai kalangan masyarakat dengan ocehannya terkait dugaan mafia bandar sabu Chun Wa.
Dihadapan wartawan, Terdakwa saat hendak keluar dari ruang sidang menuju sel tahanan Pengadilan Negeri Rantauprapat, Dedek Kunto dengan suara lantang membeberkan sosok mafia di Kabupaten Labuhanbatu. Sosok mafia itu disebutnya bernama Chun Wa dan Apuk Capital.
Sosok Chun WA dan Apuk diakui terdakwa (Dedek Kunto) merupakan mafia pengendali narkotika di Kabupaten Labuhanbatu.
Chun Wa dan Apuk diungkap Dedek Kunto mampu mengendalikan pejabat yang ada di Kabupaten Labuhanbatu.
Tanpa rasa ragu, terdakwa bercerita perihal tindak-tanduk Chun Wa alias Edi kepada wartawan hingga rekaman pengakuan terdakwa Dedek Kunto tersebar dan viral di Media Sosial.
“Si Chun Wa dan Apuk itu mafianya Capital. Saya tiga kali dipanggil untuk datang menemuinya tapi saya tolak. Saya disuruh main, saya tidak mau,” ungkap terdakwa menuju sel tahanan Pengadilan Negeri Rantauprapat dengan dikawal oknum Kejaksaan negeri Rantauprapat.
Atas pengakuan itu, sontak saja para wartawan yang mengikuti persidangan tersebut mempertanyakan maksud kalimat main yang disampaikan terdakwa.
Kata terdakwa, semua masyarakat tahu, bahwa semuanya merupakan tindak kejahatan perdagangan narkotika.
Viralnya video Dedek Kunto yang menyebutkan Chun Wa terlibat dalam bisnis narkoba di media sosial, sempat dikonfirmasi wartawan antara. Chun Wa alias Edi, yang dituding Dedek Kunto terlibat dalam sindikat bisnis narkoba, membantah.
“Enggak benar itu bang. Enggak ada saya jumpai dia (Dedek) bang,” tegas Edi, ketika di konfirmasi wartawan antara, Sabtu (1/2/2025).
Terpisah, beredar foto di media sosial ketika Chun Wa bertemu dengan jajaran Satnarkoba Polres Labuhan Batu. Dalam foto tersebut juper, Kanit bahkan Kasat Narkoba hadir bersama Chun Wa di salah satu cafe di kota Rantauprapat.
Sontak saja menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat. Ada apa maksud dan tujuan Chun Wa yan berkumpul dengan tim Satnarkoba Polres Labuhan Batu.
Kasat Narkoba Polres Labuhan Batu, AKP Sopar Budiman, ketika di konfirmasi, Rabu (12/2/2025) via pesan WhatsApp, hingga berita ini di laporkan ke redaksi, belum memberikan jawaban.
Penggiat media sosial, Lacin, ketika dimintai komentar terkait foto dan video yang beredar mengatakan, pihak Polres Labuhan Batu dapat memberikan penjelasan secara terbuka ke masyarakat.
"kan enggak mungkin bg mereka hanya ngopi saja, pasti ada agenda lainlah. Kita berharap, pihak Polres dapat memberikan penjelasan atas pertemuan antara Kasat Narkoba beserta jajaran dengan Chun Wa. Dan ini juga, harus diketahui oleh pihak Kapolri dan Kapolda Sumatera Utara," ucap Lacin, Rabu (11/2/2014). (Red/Rz)